GIS (Geographic Information
System) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki
informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit,
adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan,
mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang
diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database.
Geographic Information System
dapat diakses, ditransfer, ditransformasikan, diproses dan ditampilkan dengan
menggunakan berbagai macam program aplikasi perangkat lunak (software).
Departemen pemerintah dan militer
sering menggunakan perangkat lunak (software) yang telah di costumize dimana
produk – produk yang berbasis Open Source seperti: GRASS atau uDig atau secara
khususnya adalah suatu produk yang telah memenuhi kebutuhan serta telah
didefinisikan dengan sangat baik.
Salah satu produk yang paling
umum dari GIS adalah peta. Peta umumnya mudah untuk membuat menggunakan GIS dan
mereka sering cara yang paling efektif untuk mengkomunikasikan hasil dari
proses GIS. Oleh karena itu, GIS biasanya produsen produktif peta. Pengguna GIS
harus prihatin dengan kualitas peta yang dihasilkan karena GIS biasanya tidak
mengatur prinsip-prinsip kartografi umum. Salah satu prinsip-prinsip ini adalah
konsep generalisasi, yang berkaitan dengan isi dan detail informasi pada
berbagai skala. Pengguna GIS dapat mengubah skala dengan menekan sebuah tombol,
tapi konten mengendalikan dan detail sering tidak begitu mudah. Pembuat peta
telah lama diakui bahwa konten dan detail perlu mengubah sebagai perubahan
skala peta. Sebagai contoh, Negara Bagian New Jersey dapat dipetakan pada
berbagai skala, dari skala kecil ke skala 1:500,000 lebih besar dari 1:250.000
dan skala 1:100.000 namun lebih besar (fig.3a), tetapi skala masing-masing
membutuhkan tingkat yang tepat dari generalisasi.
Masa depan GIS untuk Studi
lingkungan, geografi, geologi, perencanaan, bisnis pemasaran, dan disiplin
lainnya telah diuntungkan dari alat GIS dan metode. Bersama dengan kartografi,
penginderaan jauh, sistem posisi global, fotogrametri, dan geografi, GIS telah
berkembang menjadi sebuah disiplin dengan basis penelitian sendiri dikenal
sebagai ilmu informasi geografis. Pasar GIS aktif telah menghasilkan biaya yang
lebih rendah dan perbaikan terus menerus dalam perangkat keras GIS, perangkat
lunak, dan data. Perkembangan ini akan mengakibatkan aplikasi yang lebih luas
dari teknologi di seluruh pemerintah, usaha industri, dan. GIS dan teknologi
terkait akan membantu menganalisis dataset besar, yang memungkinkan pemahaman
yang lebih baik dari proses-proses terestrial dan kegiatan manusia untuk
meningkatkan vitalitas ekonomi dan kualitas lingkungan.
untuk penjelasan lebih lengkap, dapat anda baca pada artikel berikut:
http://localhost:88/blog_6/pengambilan-keputusan/
untuk penjelasan lebih lengkap, dapat anda baca pada artikel berikut:
http://localhost:88/blog_6/pengambilan-keputusan/

